Travelling

Thursday, October 1, 2020

Benarkah menjadi YouTuber dapat Mengubah Nasib Anda!!πŸ€‘πŸ’°πŸ’ΈπŸ€‘


Sedikit berbagi pengalaman, saya baru dua tahun fokus ke YouTube dan mencoba untuk lebih fokus lagi pada Bulan Juni 2019 dengan expektasi mendapatkan hasil dari YouTube dari Google Adsense dan keluar dari bekerja formal.

Al hasil selama setahun full saya mendapatkan dukungan dari keluarga khususnya istri supaya channel saya diterima monetisasi nya dan alhamdulillah diterima dalam waktu 9 bulan.

Berbagai cara saya coba untuk menaikan subscriber dengan ikut grup medsos demi mendapatkan 1000 subscriber dan 4000 jam tayang disamping mendapatkan subscriber organik dari hasil pencarian alami.

Tidak hanya itu saya sempat tertipu dengan membeli jasa injek subscriber dan viewer tidak banyak sih tapi sempat kapok gara-gara itu,. Dalam hati buat pengalaman saja.

Sempat ditolak 1x karena konten yang digunakan ulang saya coba cari tau mana konten re upload agar segera saya hapus, tentunya dengan konsekuensi harus kehilangan jam tayang dan harus mengejar ketertinggalan lagi, tapi dari situ saya tobat bahwa semua harus dimulai dengan kejujuran.

Dan akhirnya pada akhir tahun 2019 channel saya diterima,  rupanya perjuangan belum usai masih harus verifikasi pin dan bla bla bla, dengan harapan segera dapat mencairkan ke rek bank tiap bulan, ternyata menunggu penantian tiga bulan pin baru datang.

Ditambah lagi adanya pandemi chanel yang sebelumnya viewnya mencapai 140K sekarang tinggal 600 an /48 Jam. Sangat jauh dari ekspektasi ternyata alhasil sampai sekarang tak kunjung juga mendapat hasil dari ng YouTube.

Saya terus mencari tahu browsing sana sini untuk menaikan trafik dan belajar seo supaya channel saya rame namun gagal juga justru channel saya makin tenggelam dan tidak kunjung juga naik baik pengunjung sampai jam tayang. 

Saya mencoba lagi dengan cara mengubah nama channel dengan harapan makin disukai dan mudah dicari oleh pengunjung namun tetap saja channel saya lesu, lalu saya coba ganti nice tutorial masih juga sama, saya ganti lagi nice travelling jalan-jalan dan review makanan jajanan di tempat-tempat wisata hingga sampai sekarang masih saya bertahan sambil berdoa semoga pandemi ini segera berlalu. 

Kesimpulan:
Jadi YouTuber itu adalah pilihan apalagi bagi yang sedang mencari jati diri.
Jika anda masih single dan tidak ada tuntutan menafkahi keluarga saya sarankan untuk terus lanjutkan, namun jika anda adalah seorang yang menjadi tulang punggung keluarga alangkah bijaknya agar anda juga memiliki usaha real seperti berdagang atau tetap menjadi karyawan di sebuah perusahaan.
Ingat bahwa YouTube jangan menjadi pokok usaha dalam mencari Dollar masih banyak jalan lain untuk mendapatkan Money dan itu bisa lebih cepat yaitu dengan cara berdagang. Semoga bermanfaatπŸ˜›πŸ‘‰πŸŽΆπŸ“”✌️πŸ˜‡πŸ™ŒπŸ‘πŸ™πŸ’™. 

0 komentar

Tinggalkan Komentar Anda